tentang si putih nex


img_20160531_133416

matic putih anti mainstream dengan stripping biru tiba2 hadir diantara kami,

sudah tepat 2 tahun telah menemani sebagian besar   perjalanan kami,

kuda besi imut ini berbobot +/- 75 Kg, ringan sekali saat dituntun atau sedang mendorongnya keluar masuk rumah.

tiba-tiba saya ingin corat coret disini, setidaknya biar kisahnya bareng keluarga ane tidak terlupakan begitu saja walaupun nasibnya sewaktu2 dibawah ancaman direplace😀.

awal dulu membelinya ( 2nd hand + 2thn ) antara kecewa dan senang, senang karena teknologinya LEAP sudah kekinian, kecewa karena bantingannya jika melibas jalan paving kampus dan perumahan rasanya bikin badan pegel.  tapi lama2 ane bisa menc*nta*nya. ( Ups.. bukan melebihi keluarga  pastiny a :D).

yang bikin senang adalah biar 113 cc tarikan enteng, kira2 setara 125 cc jika dibandingkan dengan merek sebelah, walaupun  produk ini disinyalir membuntut teknologi matic merek sebelah yang diredesain dan dioptimalkan kinerjanya sehingga menjadi ringan, efisien dan Powerful. kata para master, pengguna, dan para suhu, mereka sudah biasa menggeber hingga speed 100+ kpj, sesuatu yang ruar biasa untuk kendaraan yang sekelasnya. dan yang paling ane suka dari ni moto, adalah raungan mesin + cvt-nya baik di rpm rendah, menengah dan tinggi, tidak terlalu gemuruh seperti merek2 sebelah. tingkat kekenyalan shock absorber standartnya yang cukup stabil untuk memainkan gas di rpm tinggi dengan berboncengan sekalipun bikin ni motor masih tetap layak dijadiin sepatu buat pergi kerja ane +/- 35 Km / day.

tapi, yang membuat disayangkan adalah ketersediaan spare part Suzuki yang kadang bikin kecewa, saya tinggal di Bangkalan, kadang harus pergi ke surabaya untuk membeli spare part, bayangkan, matic ini punya kelemahan di rumah roller yang sering oblak ( aus ) tapi di BeRes di sini tidak jualan, tapi untungnya sekarang jamannya belanja online, jadi tidak harus ke kota sebelah kalo pengen beli ini itu.

jika berasumsi jika pakai matic suzuki harus pakai part ori, saya patahkan lewat tulisan ini, beberapa part di kuda besi ane ini udah tidak pakai yang ori,

berikut daftar part substitusi non OEM yang sudah pernah digunakan:

per cvt – milik mio J ori

bantalan kampas kopling sentrifugal – punya ori beat ( bisa juga dgn kanvas  + per nya )

roller – fuboru ada juaga merek cld dan dr. Pullley

kanvas rem belakang – choho

kanvas rem depan – tokaido

vbelt – , beat ( tapi kurang pas ) atau punya OEM tvs daz

busi – banyak mirip mtr lain, spt beat, supra dll, ane pakai autolite copper core

lampu kota – general T10 ( bisa modif led dengan menjumper jalur ke lampu dashboard/panel +  IC regulator  7812 )

tutup oli samping – pakai punya smash

tutup oli bawah – idem mio j atau tutup klep grand, pake punya nouvo, atau punya soul ( perlu dipapas )

IMG_20160907_160355.jpg

lampu utama – general kaki 1

nex project ane pengen coabin pakai ban yg lebih lebar 1 step  tapi tidak menambah volume, 80/80 (depan) dan (90/80) dengan catatan jika tidak mengurangi ground clearance. karena dulu pernah pakai 80/90 dan 90/90, malah over weight dan over bantingan di ban  yang berakibat konsumsi BBM malah meningkat. walaupun handlingnya tidak amburadul seperti merek sebelah..

OK Guesss.. masi sibuk kerjaan nih.. udah dulu ya.. semoga di lain waktu bisa nulis tentang si Imut ini lagi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s