Terindikasi Sabotase, Ada Kejanggalan dalam Kebakaran Mobil Listrik ITS


Dikutip dari SURYA Online, SURABAYA 1 mei 2013 – Terbakarnya mobil listrik milik ITS di tol Banyu Urip km 6.800 pada Jumat (26/4/2013), diindikasikan dugaan sabotase. Itu terlihat dari temuan tim investigasi ITS, di mana sumber api berasal dari eksternal mobil.

Hal itu terungkap dari hasil investigasi tim mobil listrik ITS terhadap kejadian tersebut.

Dosen pembimbing tim mobil listrik Teknik Mesin ITS, Dr Ir Nur Yuniarto menjelaskan, setelah mengamati dan kondisi mobil dan video yang diambil salah satu anggota tim mobil listrik, pihaknya melihat ada kejanggalan.

“Kami tak menjelaskan kesimpulan tapi hanya memaparkan fakta. Dari sini, ada beberapa kejanggalan yang terungkap,” tuturnya kepada wartawan di LPPM ITS, Rabu (1/5/2013).

Dijelaskan, pihaknya menampik terkait dugaan bahwa mobil listrik yang sedianya akan dibawa ke Kediri itu terbakar. Berdasarkan beberapa fakta yang dikemukakan, maka poin-poin itu adalah sumber api yang berasa dari luar, tepatnya di ban bawah bagian kiri depan. Selain itu, ada video dari anggota tim ITS yang merekam proses terbakarnya mobil itu.

Dalam video dengan durasi 2 menit 55 detik itu terlihat mobil listrik itu sudah dipagari police lines dan polisi. Meski orang awam tak boleh masuk ke area itu, namun ada bayangan orang yang masuk dan melempar sesuatu. Tak lama, api membesar dan menghanguskan mobil listrik itu.

“Entah itu petunjuk atau bukan, namun ada anggota tim yang berinisiatif merekam mobil listrik itu,” paparnya.

Sebelum kejadian itu, tim mobil listrik telah membawa masterpiece-nya ke Bandung untuk pameran, dan tak ada masalah. Setelah dari sana, tim mobil listrik ini membawa mobil bernama EC ITS ke Kediri dengan jasa angkut pada Jumat (26/4/2013) malam.

Adapun tim mobil listrik memilih makan rawon di Pucang dulu sebelum menyusul jasa angkut mobil.

“Lalu kami ditelepon sopir sebanyak lima kali dan mengabarkan kalau mobil keluar asap hingga api yang membesar. Tim ini lalu bergegas menuju TKP,” tegasnya.

Setelah terbakar, pihaknya mengecek kondisi internal mobil listrik dan tak ada kerusakan serius yang berasal dari sana. Itu termasuk kondisi baterai litium ferophospat yang masih bagus. Meski ada kejanggalan, namun pihaknya tetap bersemangat dan musibah ini dipakai pelecut untuk lebih banyak introspeksi dan menjawab dengan prestasi.

Untuk diketahui, mobil listrik ITS terbakar di tol Banyu Urip km 6.800. Mobil itu terbakar dalam perjalanannya menuju pameran Auto Show di Kediri. Saat melaju di tol, sopir truk, Sarji, melihat ada asap keluar dari bagian depan mobil.

Api dengan cepat melalap mobil berplat L 1 ITS tersebut. Bagian depan mobil dan jok habis terbakar. Dua PMK yang kemudian datang langsung melakukan pemadaman. Pemadaman dilakukan selama 1 jam. Yang tersisa dari mobil berwarna putih itu hanyalah bagian bawah, roda dan bemper belakang.

Mobil listrik ITS diperkenalkan akhir November lalu oleh Mendikbud M Nuh di ITS. Mobil listrik 4 penumpang yang dinamai EC (easy) ITS tersebut menghabiskan dana pengembangan hampir Rp 500 juta.

Dana tersebut untuk membuat platform dan membentuk bodi, motor listrik dan baterai hingga menjadi mobil listrik prototipe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s