Mampir ke Bandung with Gumiho


Akhir  bulan juni kemarin diminta ikut mendampingi tim ke ITB, lumayan lah sekalian entering Bandung 4 the 1st time

selasa sore 26 juni kami berangkat dari st. Surabaya Gubeng  dengan kereta bisnis Mutiara Selatan dan sampai di bandung pagi sekitar jam 6.

dsr org2 tua narsis nyampe stasiun bandung langsung minta di jepret..,

kemudian kita checked in di sekitar jl. Cipaganti, di salah satu Hotel yang bertarif 230ribu/day dengan fasilitas lumayan, tentunya gk pake AC kalee.. disana udah Ademm.

hari pertama disana langsung nyariin kampus ITB dengan bantuan, gmaps.

dari pada nanya orang sana dengan berbagai versi jalur angkutan , saya percaya sama gmaps aja deh.., so.. kita ke ITB melalui jalan tikus yang padat pemukiman di sekitar jl. cihampelas ( gk jauh dar jl. cipaganti), jalan kecil yg padat pemukiman yg naik turun ke arah timur jl cihampelas dan melalui sungai2 kecil yang terjal sampailah kita di ujung depan sekitar gedung Sabuga ( Sasana Budaya Ganesha ) ITB.

hari ke-2, karena waktu lomba belum mulai pagi2 sekali dan lagi2 dengan bantuan Gmaps saya nyobain pergi ke Gedung sate, setelah berjalan kaki melewati jl. cihampelas, jl. plesiran, jl. kebon bibit, melewati  bawah jl. layang pasopati ,   jl. sulanjana, jl. diponegoro ke arah timur, sampailah kita ke Gedung sate, sempat jeprat jepret sebentar bareng om Ulum di depan Gedung sate dan di lapangan di bawah view Gedung Telkom Bandung.

masih hari ke-2 malam harinya karena harus melakukan survey hotel Sakura, kamipun kembali berjlan kaki berkilo2 meter melewati sisi bawah jempatan pasopati, eh ternyata mau jeprat jepret pas malam hari di sekitar konstruksi utama jembatan pasopati tidak bisa, karena pada waktu itu jalan layang  pasopati gelap, coba saja jika lampu di main bridge-nya nyala di mlam hari, pasti bagus banget view-nya di malam hari, masukan buat pemkot Bandung / Jabar.

gagal ambil view pasopati di malam hari, tapi kami masih bisa merasakan rame-nya jl. cihampelas, perlu diketahui, jl cihampelas adalah salah satu jalan yang paling banyak menampung wisatawan lokal maupun asing.

Cihampelas berasal dari gabungan dua kata.
1. Ci = Cai, yang artinya air (Sunda)
2. Hampelas = Nama jenis pohon yang daunnya kasar, seperti kertas amril (ampelas) yang digunakan untuk menggosok atau menghaluskan besi dan kayu.
Dengan demikian, Cihampelas jika diartikan secara bebas dapat memiliki dua pengertian. Pertama, air yang memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit atau membersihkan hal lainnya. Kedua, sebuah daerah aliran sungai yang disekitarnya terdapat banyak pohon Hampelas.

jika diibaratkan jogja, bisa dikata jl. Cihampelas adalahJl.  malioboro-nya kota Bandung, disana bertebaran toko fashion, sampai pedagang asongan yang menjual kaos2 bandung, tas, sandal, dan pernak pernik khas bandung.

sayangnya jl. cihampelas ini macet, karena dilalui oleh angkot, penuh dengan bus wisatawan  dan kendaraan2 pribadi.

tapi, buat mereka yg bawa cukup bnyk Gocek bisa nyobain Cihampelas walk, salah satu pusat perbelanjaan mewah di kota bandung yang berada di jl. Cihampelas, Mall ini merupakan tempat berbelanja yang berbeda, bersih dan nyaman. Ini memang dikondisikan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung agar lebih nyaman berbelanja.

gak terlalu jauh dari sekitar kampus ITB, ada juga objek wisata lokal, kebun binatang Bandung, kira2 15-20 menit berjalan kaki dari jalan cihampelas, tapi kita gk mampir, hehe maklum di surabaya udah ada tu..😀

5 hari berlalu di bandung, namun sayang sekali, kita cuma bisa jalan-jalan sekitar ITB dan cihampelas, jadwal kami yang padat, membuat kami cuma da waktu jalan-jalan di malam hari, itupun dalam kondisi yang lelah.

satu lagi minusnya bandung, di malam hari kadang gk nyenyak tidur, selain udara dingin yang menusuk kulit, tapi seringkali ada raungan suara geng motor yang hampir semalam cukup mengganggu istirahat kami, saran saya jika anda berkunjung ke bandung, jangan nyari hotel di jalan yang rame dan lurus, karena biasnya di situ jadi tempat geng motor, maklum dari penjelasan teman teman yang lain Bandung memang terkenal sama geng motornya, bahkan ada lebih fari 30 kelompok geng motor di kota ini, bahkan sebagian orang menyarankan kita tidak keluar di malam hari, takut-takut jadi korban kebrutalan mereka. satu saran lagi buat pemkot bandung dan gubernur Jabar.

ssenin tanggal 02 juli, tibalah jadwal kami balik ke madura, menggunakan kereta eksekutif Argo wilis yang di pagi hari penuh dengan wisatawan lokal maupun mancanegara, walaupun tujuan kami adalah ke stasiun surabaya Gubeng, tapi kita dapat menikmati pemandangan peguungan sempanjang perjalanan dari Bandung ke arah jogja, mulai dari

pegunungan sepanjang daerah cipendeuy ( melewati gunung2 dan ada gunung kembar euy), pegunungan sekitar tasikmalaya, banjar,  Kroya hingga Kutoarjo, kereta ini juga sempat melewati salah satu terowongan terpanjang saksaat.

Terowongan Sasaksaat merupakan terowongan jalur kereta api yang dibangun oleh SS (Staatsspoorwagen) antara tahun 1902-1903. Bangunan Hikmat 503 ini berada di jalur antara Purwakarta dan Padalarang di Km 143 + 144 antara Stasiun Sasaksaat dan Stasiun Maswati, membelah perbukitan Cidepong di Kampung Sasaksaat Desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Didalam terowongan sepanjang 949 m ini terdapat 35 sleko terdiri dari 17 kiri dan 18 kanan dari arah Stasiun Sasaksaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s