Pengalaman menderita TBC Tulang versi AWH


Kesibukan kadang membuat kita lupa akan kesehatan, itulah pernah saya alami. Menjadi pekerja sekaligus kuliah dia dua kota yang berbeda walaupun dilakukan dengan semangat yang tinggi lantas membuat tak sadar diri jika system imun di tubuh saya lemah. Jika sistem kekebalan melemah, kemampuannya melindungi tubuh juga berkurang, sehingga menyebabkan patogen, termasuk virus yang menyebabkan demam dan flu, dapat berkembang dalam tubuh.

Berawal dari rasa nyeri kecil di bagian punggung setelah tak sengaja di kamar kos tertidur di lantai, saya sama sekali tidak menyangka rasa nyeri tersebut bertahan hingga berminggu2. Awal saya memeriksakan diri ke dokter di dekat tempat tinggal saya dokter memprediksi rasa nyeri tersebut hanyalah akibat dari kelelahan, sehingga dokter hanya memberi Vitamin saja. Setelah seminggu kemudian Saya kemudian memeriksakan kembali ke Dokter Rumah sakit, kali ini atas rujukan dokter sebelumnya, tepatnya di spesialis penyakit dalam, setelah dilakukan Foto Thorakal (X-ray) dan tes darah ternyata untuk kali ke-2 tidak terdeteksi penyakit apapun, dari hasil X-ray ternyata tulang Punggung saya normal, begitu juga beberapa parameter darah tidak menunjukan penyakit apapun. Namun demikian dokter di RSUD di daerah saya tsb tetap memberikan obat yang sudah saya lupa apa jenis obatnya tersebut.

Ketika saya mengkonsumsi obat dari dokter tsb, ternyata kemudian merasa baikan selama 1 minggu, rasa nyeri di bagian punggung tersebut hilang, namun bagian telapak kaki  terasa kesemutan dan berangsur-angsur selama 3 mingguan cara saya melangkah/berjalan menjadi pincang, urat saraf di bagian tulang ekor serasa kesetrum saat melangkah, dan otot di telapak kaki seolah menarik otot-otot bagian punggung saat menekukkan badan ( saat shalat).

Karena rasa nyeri di punggung datang lagi saat obat tidak saya konsumsi, sementara saya merasa kaki semakin pincang, rasa kesemutan yang awalnya di telapak kaki kemudian semakin meluas ke atas kemudina saya kemabali lagi ke dokter untuk konsultasi, lantas dokter meminta untuk melakukan tes darah lagi, kali ini malah diminta untuk tes kadar kolesterol. Alhasil memang betul  kadar kolesterol darah saya saat itu sedikit di atas ambang batas normal dan mendapatkan obat  vitamin C. Namun saat itu logika saya bertanya apa iya seseorang yang mengalami kelebihan kolesterol yang hanya terpaut tipis dari angka normal sampai mengalami kepincangan, mulailah saya berpikir bahwa beberapa kali dokter-dokter yang saya datangi mulai gak bener. Apalagi jika diliat dari usia saya yang masih muda bisa pincang karena kolesterol??.

Setelah semingguan lebih saya menghindari makanan-makanan berkadar kolesterol tinggi dan  minum obat-obatan ternyata kondisi saya semakin melemah untuk melangkahkan kaki, dan mulai saat itulah baru saya mulai berpikir untuk meminta dirujuk ke dokter spesialis Saraf. Namun dikarenakan saat itu berkali-kali ke RSUD tidak berhasil menemui Dokter Saraf disana, akhirnya saya memutuskan untuk kembali setelah liburan Hari raya berakhir dan itupun bukan di RSUD, saya kemudian memutuskan untuk ke spesialis saraf di salah satu RS Swasta di Surabaya.

Di RS tersebut kemudian diperiksa seorang dokter spesialis saraf yang bergelar Prof. , setelak  gerakan kaki dan tangan beberapa kali diperiksa, kemuadian dokter  tersebut memeriksa bagiantTulang punggung, alhasil mualailah saya melihat kali ini analisis dokternya mulai benar, ketika beliau menekan tulang punggung, tepatnya ruas ke-6 dan beberapa dibawahnya terasa sakit, lantas dari rasa sakit taersebut beliau baru bisa menganalisis jika ada sesuatu di bagian dalam tulang belakang, lantas mememinta saya untuk melakukan foto MRI ( Magnetic Resonance Imaging). Perlu diketahui MRI bukanlah tipe peralatan yang menggunakan radiasi ionisasi membahayakan seperti X-Ray, melainkan mengunakan medan magnet, pulsa2- radio dan sebuah komputer untuk menghasilkan  Gambar detil dari organ-organ, jaringan-jaringan kecil, tulang dan semua struktur terdalam tubuh. Gambar tersebut kemudian diolah menggunakan komputer, dikirim secara elektronik, bisa juga dicopy ke CD atau dicetak. Namun hingga saat ini, penggunaan MRI di Surabaya masih sangat mahal, mungkin karena jenis perangkatnya yang masih baru dan tidak semua RS memiliki.

Setelah melakukan MRI barulah terlihat jika ada yang tak sama di beberapa titik ruas bagian dalam di tulang belakang saya, di Foto tersebut terlihat, ada benjolan dibagian dalam Tulang yang membuat struktur Tulang bagian dalam rusak dan merusak saluran saraf tulang belakang. Jelaslah pada sat itu juga, secara fisis(Gambar) dokter bilang harus dioperasi, namun gambar belum bisa dijadikan parameter jenis penyakitnya. Namun para dokter ahli bedah saraf sudah bisa menerka beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan kerusakan pada tulang saya itu, diantaranya dokter menyebutkan TBC, flu tulang, tumor, dan Kanker. Untuk itu selama opname beberapa hari pertama darah saya bolak balik diambil oleh perawat-perawat di RS tersebut untuk keperluan analisis penyakit.

Setelah beberapa kali diambil darah, dan pengetesan cairan di bagian tulang belakang (??), akhirnya hasil laboratorium  menunjukkan bahwa saya positiv terkena TBC (Tuberkulosis atau TB). Untuk pengambilan uji cairan tlg belakang kali ini tim RS lagi2 harus melibatkan seorang prof. ahli dari salah satu univ. ternama di Surabaya dan prosesnya menggunakan CT-Scan.

Walaupun di RS Swasta, ternyata untuk menjalani operasi juga hsrus mengantre kamar operasi, kira-kira  10 hari saya berada di ruang opname baru setelah itu bisa diperasi. Perlu diketahui  juga sejak hari pertama masuk opname hingga operasi , dokter dan perawat tidak mengijinkan saya bangun bahkan duduk sekalipun di tempat tidur karena saat itu tulang belakang saya saat itu kondisinya diasumsikan melemah dan dikhawatirkan patah jika bergerak. Tepat 22 oktober 2008 baru kemudian saya dioperasi dengan melibatkan 1 orang prof. Spesialis Saraf, 1 orang prof. Ahli Bedah Saraf, 1 dokter bedah Saraf, 1 orang dokter Spesialis Paru dan beberapa orang Dokter Anestesi. Operasi berjalan sekitar  5 Jam-an  dan durasi tak sadar karena bius sekitar 8 jam.

Foto Tulang Blakang dgn Implan ver AWH
Foto Tulang Blakang + 2 Pen

Operasi Pertama dilakukan tujuannya untuk mengangkat abses TBC yang membentuk kantung alias dibuang. Kemudian dilakukan pemasangan 2 buah pen yang dibuat untuk menyangga tulang dari sisi belakang bagian kanan dan kiri

  • 8 Jam setelah dibius atau 3 jam setelah operasi selesai saya mulai sadarkan  diri
  • Malam hari kira kira 7-8 jam sejak operasi selesai dokter meminta bantuan perawat untuk member I gerakan bantu kearah kanan dan kiri untuk memperpendek proses istirahat otot-otot bagian punggung
  • Malam hari itu juga saya mulai diperbolehkan minum  1-2 sendok air lagi pasca operasi
  • Hari Ke-3 Mulai belajar bergerak ke kanan dan kekiri
  • Hari ke-6 Mulai belajar duduk lagi
  • Hari ke-7 Mulai Fisio terapi diatas tempat tidur
  • Hari Ke-8 belajar Berdiri dan Fisio terapi jalan
  • Hari ke-11-12 Mulai bisa berjalan menggunakan tongkat U
  • Hari ke-13 Diperbolehkan pulang
Foto Tlg Blakang + Implalan
Foto Implan Tlg vver AWH2

Karena TBC adalah jenis bakteri yang susah dibunuh, Saya Harus mengkonsumsi obat-obatan TBC selama 6 Bulan Secara Rutin

Penderita TBC dapat melakukan rawat jalan dan pengobatan di rumah. Pengobatan TBC biasanya berupa pengobatan oral (obat minum). Pengobatan bertujuan untuk menyembuhkan ,mencegah kematian ,dan kekambuhan. Pada beberapa kasus, ada tiga atau empat jenis obat yang diresepkan.

Obat yang digunakan untuk TBC digolongkan atas dua kelompok yaitu :

  • Obat primer : INH (isoniazid), Rifampisin, Etambutol, Streptomisin, Pirazinamid.
    Memperlihatkan efektifitas yang tinggi dengan toksisitas yang masih dapat ditolerir, sebagian besar penderita dapat disembuhkan dengan obat-obat ini.
  • Obat sekunder: Exionamid, Paraaminosalisilat, Sikloserin, Amikasin, Kapreomisin dan Kanamisin.

Meskipun demikian, pengobatan TBC hampir selalu menggunakan tiga obat yaitu INH, rifampisin dan pirazinamid pada bulan pertama selama tidak ada resistensi terhadap satu atau lebih obat TBC primer ini.

Rangkaian pengobatan harus dijalani dengan lengkap agar TBC dapat disembuhkan, meskipun membutuhkan waktu beberapa bulan (TBC paru minum obat selama 6 bulan, TBC tulang minum obat sampai 18 bulan). Obat yang digunakan merupakan kombinasi antibiotik, tergantung dari resistensi bakteri terhadap obat uang umum digunakan.

Karena Saraf  tulang belakang terjepit saat itu, saya juga masih mengalami kelumpuhan di kaki, melakukan Fisio terapi rutin dan juga mengkonsumsi vitamin untuk saraf. saran Dokter ketika saya baru keluar dari RS seharusnya datang ke klinik fisioretaopi setidakny seminggu sekali, namun karena beberapa alas an saya memutuskan datang sebualn sekali dan melakukan latihan sendiri.

3 bulan Pasca operasi Saya baru bisa berjalan tanpa tongkat U dalam kondisi yang masih pincang dan labil, karena itu saya baru kembali ngantor setelah bulan ke-6, itupun dengan kondisi kaki yang masih lemah. Orang lumpuh ibarat anak kecil yang baru belajar berjalan, dokter menyarankan saya memperbanyak olah raga untuk mengembalikan kekuatan otot kaki, dan Alhamdulillah setelah saya turuti saran dokter dengan olahraga walaupun di hari kerja sekalipun, bulan ke-9 saya sudah bisa bawa motor lagi walaupun sampai hari ini masih terasa ada bagian otot-2 telapak kaki yang sampai saat ini belum sekuat dulu.

Bulan Mei 2010, dokter sudah mengijinkan untuk melakukan operasi lepas Implan, saya lantas pada bulan juli 2010 mulai masuk opname di salah satu RS ternama milik Pemprov jatim dengan memanfaatkan klaim asuransi yang saya punya. Walaupun tak separah dulu tetap saja bedah saat operasi ke-2 ini selebar luka lama yang mengakibatkan saya harus 2 minggu opname dengan durasi 1 minggu di RS pasca operasi. Namun Implan seharga 5jt-an yang dulu dibeli sebagai anggota baru dari tubuh saya tak tau kemana, Saya harap jika pen tersebut diambil para tim dokter atau perangkat RS yang lain bisa dihibahkan buat yang membutuhkan tanpa harus mengkomersilkannya kembali.

Kesimpulan:

  • TB bisa disembuhkan!
  • Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter.
  • Dukung penderita TBC disekitar anda untuk mencapai kesembuhannya.
  • Ingatkan penderita TBC untuk minum obat secara rutin

103 thoughts on “Pengalaman menderita TBC Tulang versi AWH”

  1. setuju bro.. salam kenal yah, saya dahlia, sekarang lagi dalam tahap penyembuhan dari penyakit yang cukup langka ini. bakteri yang nyerang di thorakal 3 dan 4 ini, alhamdulillah bisa di “babat” perkembangannya melalui operasi. mudah2an saya bisa dinyatakan sembuh total dari spondilitis ini. amin..
    tetap semangat yah bro..
    beri semangat juga ama temen2 lain yang jg mengalami hal yg sama..
    semoga kita semua selalu dalam lindungan Nya… AMIN…

    1. Insyaallah bu Dahlia, amiin
      saat ini saya juga diminta tetap kontrol setiap 3 bulan walaupun dokter sudah menstop utk konsumsi obat2an Tb-nya
      yah masih ada rasa agk berat di kaki, y.. maklum br 2 thn dr operasi paertama..

  2. ibu saya pernah divonis menderita TBC tulang pada sendi pinggul sebelah kiri, harus menjalani rawat jalan lebih dari 6 bulan dengan obat yang sama dengan Anda. Namun lebih dari 1 tahun kemudian, rasa sakit itu datang lagi, dokter menyarankan untuk menggunakan produk suplemen Tiens, dan sampai kini, sudah lebih 5 tahun tidak ke dokter lagi. Tapi ibu saya tidak dioperasi mengingat usianya 67 tahun dan faktor biaya, walau dokter menyarankannya

    1. ya emg kata dokter slh 1 penyebab org teerserang sakit ini karena kurangnya nutrisi atau daya tahannya lemah, ada dokter yg bilang perlu mengkonsumsi susu selama masa penyembuhan utk memperkuat tualng2 kita.
      ya.. mslh obt2n supplemen dr tiens yg p. sarwo ini sebutkan blm sy cb, soalnya dokter tdk menyarankan.., tp mgkn akan sy coba, ketimbang bsk2 kambuh lagi
      terima kasih atas sarannya pak :-), Smoga Kita slalu dBeri Kesehatan Olehnya

    1. di PHC surabaya thn 2008 sktr 20 jt-an
      24 jt + implan yg dbeli
      tot biaya include potongan ASKES skt2 25 jt-an, sy 22 hr rawat inap pak

      tp kl di rs negeri spt-nya lebih murah lg, tapi liat kelasnya Pak

      1. wah murah juga soalnya baca2 di web lain ada yg 50-70 juta, adik sy di RSCM kelas 2. mudah2an memang sekitar 20-an ya, ngeri bayangin kalo sampe lebih dari itu.

    1. Bisa saja pak…
      karena saat terkena TBC yang dites oleh adalah darah
      jadi semua organ yang berhubungan dengan pembuluh darah pasti diserang oleh bakteri tersebut, tergantung yang mana yang punya imunitas yang bagus yang bisa bertahan

  3. semoga, keponakanku bernasib baik juga…..ditengah2 kondisi yg sangat sulit ini dia bisa menghadapinya dengan tegar…….

  4. hi semua sy amin di medan jg terkena tbc tulang tp thn 2006 , tp sy tdk dioperasi , cuma makan obat selama 2 thn , gak tau kenpa dokter tdk anjurkan operasi , katanya sih minum obat aja sdh bisa sembuh , alhasil setelah 2 thn minum obat dan ahir thn 2008 sy di tes darahnya ternyata negatif , tp sampai sekarang ini bagian tubuh kiri dan kanan saya tdk seimbang kekuatannya , dan ketika lutut kiri sy di ketuk dgn palu tdk bereaksi , entah kenapa ini ya , teman2 ada saran ga ?, sy memang ngeri jg sih wkt itu thn 2006 setelah di foto ternyata abes tbcnya byk jg loh , tp entah kenapa tdk dianjurkan operasi tuh .. Tapi yg saya kuatirkan cuma satu sampai saat ini . saya orgnya suka stress , dan tdk bisa tidur sampai 6 jam , takutnya bisa melemahkan imun tubuh dan pykt datang , mudah2n tdk ya amin. skrg sy salah satu dr org yg terkena saraf terjepit hehehe. sembuh dr tbc terkena saraf terjepit lah….dah jatuh ketimpa tangga .

    1. to Mr. amin : tentu saja dokter sudah memikirkan bnyk pertimbangan.. saya dioperasi krn struktur tlg saya pada waktu itu sudah lemah.. kalau dibiarkan dan bergerak terus bisa2 jadi patah.. begitu juga dengan jaringan syarafnya kata dokter waktu itu sudah ada sebagian rusak dan harus dibuang bersama absesnya…
      tapi mungkin tdk separah itu kondisi bpk..

  5. o iya teman2 tau gak gimana nyembuhin saraf terjepit ?tanpa hrs operasi ? yg saya tau sih berenang ,yoga bisa gak ada yg pernah dengar ?

  6. Ibu saya juga sempat mengalami gejala2 penyakit seperti yang tertera diatas, sudah hampir 8bulan baru bisa diketahui kalau ibu saya terkena penyakit tbc tulang, sebelumnya pernah dirawat di RS ISLAM jakarta selama 1bulan namun dokter tidak dapat memprediksi apa penyakitnya sampai 1bulan berada dirumah sakit, dan sudah 3 kali MRI tetapi juga tidak terdeteksi apa penyakitnya, pada akhirnya setelah beberapa kali tes darah ibu saya di vonis terkena penyakit elektroforesis protein serum, karena sudah 1bulan dirumah sakit tetapi tidak ada perubahan akhirnya ibu saya dipulangkan, sampai 3bulan dirumah dan mencoba ke alternative di daerah cibinong barulag terdeteksi kalau ibu saya terkena penyakit tbc tulang.

  7. Salam kenal Brader.., sesama penderita TBC tulang harus saling berbagi informasi. Bulan Juli 2011 aku juga operasi untuk pasang pen karena aku aku terkena TBC tulang di L2/3. Sampai sekarang masih terus minum obat and kontrol dokter. Untuk sahabat yang perlu informasi dokter dan rumah sakit untuk TBC tulang akan saya infokan. Menurut pengalaman saya, rumah sakit yang “WAH” belum tentu bisa mengatasi mengenai TBC tulang hanya biaya mahal yang akan mereka minta..
    God bless you all

    1. Anda Betul mas Ervin, RS terkemuaa yang wah tidak menjamin, yang penting dokter yang Wah pastinya, kbetulan saya kdapatan dokter yang juga adlh Guru besar di Univ. Terkemuka di Sby dan indonesia..haha.,
      saya dulu minum obatnya sampai 20 bulan mas Ervin, alasan dokter krn membunuh TB di dalam sel tulang lumayan susah..

  8. Suami saya didiagnosa spondilitis, karena kecurigaan seorang dokter saat melakukan fisioterapi di RS di Bogor (yg katanya syaraf kejepit), setelah dirontgen ternyata terkena TBC Tulang, Lalu Dokter paru menyarankan berobat jalan. Namun mertua ngotot berobat kembali ke dokter syaraf. Dokter syaraf yg sudah sepuh langsung instruksi spy dirawat inap, dan di MRI (di RSPAD ternyata lebih murah). Karena dokter menyarankan untuk dioperasi, dan menggunakan askes kami sepakat pindah RS ke Fatmawati JKT, yg waktu itu kelas I nya penuh, sehingga kami mengambil kelas VIP (600 rb semalam). Setelah 1 minggu masa persiapan operasi, suami dioperasi oleh Team dokter yg dikepalai oleh seorang dokter ahli bedah tulang belakang terbaik se Asteng. Enam hari setelah operasi diperbolehkan pulang. Kini setahun setelah operasi walau masih terasa sakit, tulangnya sudah tumbuh, dan disarankan untuk pencabu- tan pen. Oh ya biaya di RS tersebut relatif murah ya, walaupun pennya mahal hampir 30 jutaan, total potongan askes dan asuransi sekitar 40 jt dari biaya yang hampir 70 jutaan. Tapi kalau kita mengambil kelas I mungkin lebih murah.

    1. di surabaya juga jauh lebih murah buk… saya malah di RS swasta ( RS anak usaha BUMN ) juga memanfaatkan ASkes, membayar sekitar 30% dari total 40 jt-an termasuk rawat inap selma 21 hari.

  9. nama sya hendradi irawan,saat ini butuh biaya operasi tlang belakang akibat tbc tulang pada tahun 2008..sampai saat ini tulang blakang saya blum d operasi,kta dokter harus d operasi..karna tdak ada biaya akhirnya saya pulang..sampai saat ini tulang belakang saya smakin bengkok..tlong bagi dermawan yg ingin bantu saya hub.085694323971..atau no.rek bca 0021708398..hendradi irawan..alamat jl.baret biru III,rt 07/03,kalisari,pasar rebo,jakarta timur..tanya rumah bapak yunus sufi(nama bapak saya)..trima ksih..

  10. nama sya hendradi irawan,saat ini butuh biaya operasi tlang belakang akibat tbc tulang pada tahun 2008..sampai saat ini tulang blakang saya blum d operasi,kta dokter harus d operasi..karna tdak ada biaya akhirnya saya pulang..sampai saat ini tulang belakang saya smakin bengkok..tlong bagi dermawan yg ingin bantu saya hub.085694323971..atau no.rek bca 0021708398..hendradi irawan..alamat jl.baret biru III,rt 07/03,kalisari,pasar rebo,jakarta timur..tanya rumah bapak yunus sufi(nama bapak saya)..trima ksih..

    1. @ mas Hendradi Irawan : Sayang sekali bapak tinggal di Propinsi DKI, padahal pemerintah telah lama mencanangkan program Jamkesmas,
      Jamkesmas berdiri dengan tujuan untuk membantu masyarakat miskin dan tidak mampu untuk memdapatkan haknya dalam pelayanan kesehatan.
      dan yg berhak atas Jamkesmas adalah Seluruh warga Negara Indonesia yang berdomisili di luar propinsi daerah Ibukota DKI Jakarta dan memenuhi kriteria miskin atau kurang mampu berhak mendapatkan JAMKESMAS.
      dan pada taon 2010, seingat saya ketika saya operasi pelepasan implan, saya waktu itu sekamar ( di unit rawat inap ) dengan pasien Jamkesmas di slh 1 RSUD besar di Surabaya, mereka tidak terkena biaya apapun disana, saya tidak tahu birokrasi apa yang diterapkan di ibukota, sehingga Jamkesmas tidak berlaku di sana,
      tapi saya berharap semoga secepatnya bapak mendapatkan solusi berobat tsb…

  11. setelah baca web ini ternyata banyak juga penderita TBC tulang seperti saya. saya juga udah 10 bulan mengkonsumsi obat TBC, Alhamdulilah dokter saya juga menyarankan terapi obat tanpa operasi. Saya sempet bedrest selama 1 bulan diawal2 sakit. Alhamdulillah badan udah enakan, tp tetep mesti kontrol 1 bulan sekali. buat temen2 yang dijakarta, bisa ke klinki khusus tulang tempat saya berobat, namanya Halimun Medical Center. Semoga buat temen2 yang udah kena bs disembuhkan dengan maksimal dan penyakit ini cepet hilang, kita segera disembuhkan dan dijauhkan dari penyakit yg berbahaya ini. Semangat minum obat yah bagi yang masie minum obat!!!

      1. setelah saya baca beberapa komentar tmn2 diatas, saya jadi tidak takut lagi. sudah 9 tahun sy menderita TB Tulang Belakang L4-5 tp sy selama ini selalu takut untuk melakukan operasi krn ktnya bs operasinya tidak berhasil alias lumpuh… klu misalnya saya operasi dlm waktu skrg kira2 RS mana yah yang bagus dan lumayan murah biayanya? saya adalah seorang PNS. tolong bantuannya ya tmn2… trim’s

      2. att to mba Ana: tergantung mba’ ini tinggal di daerah mana.. kalo di surabaya sih bnyk Rs yg cukup ahli menangani, tapi kalo PNS kalo gk mau rugi ya di RSUD yang di kelola pemprov, sekelas RSUD-dr. Soetomo kalo di surabaya.., tapi tingkat pelayanan juga tergantung askes PNS mba ana di tingkat yg mana…

  12. Saya googling mencari orang yang pengalaman berobat TB, hasilnya membawa ke sini. Terima kasih sharingnya ya. Saya khawatir suami saya (umur 42) terkena tb paru, karena beberapa gejala seperti keringatan di malam hari, kurus, nafsu makan menurun, dll. Sayangnya saya belum berhasil membujuknya untuk periksa ke dokter, mungkin dia takut dengan hasilnya. Dia malah pasrah umur mah ada yang ngatur, katanya. Minta saran bagaimana ya sebaiknya

    1. 2 bu andi : sebaiknya dibawa ke dokter, sebab TB itu adalah sejenis bakteri mematikan yang bisa merusak organ tubuh, jika tidak segera diobati atau jika tidak minum obat secara teratur bisa fatal, sebab tidak hanya paru-nya saja yang terancam tapi juga bisa menyerang organ tubuh yang lain

  13. Permisi saya ingin sharing sm ingin bertanya. Ayah saya (60 Tahun) kok akhir akhir ini sering mengalami sakit pada tulang belakang bawah dekat pantat. Awalnya ayah saya mengalami infeksi pada bag lambung, tetapi setelah sembuh ayah saya mengeluh sakit di punggung pada bagian samping trus berpindah ke belakang dekat pantat tadi sampai sekarang. saya bertanya apakah itu TB tulang?. Ayah saya sudah dirawat di RS swasta SBY, tetapi dokter mengatakan itu hanya penyakit tulang biasa pd org tua (Osteoporosis). tetapi jika terkena osteoporosis mengapa dokter menyuruh ayah saya utk CT scan di bag thoraknya?. karena masalah biaya apalagi biaya CT scan 2,75 juta maka sy memutuskan utk pulang paksa. tetapi saat itu dokter tidak bilang bahwa ada dugaan ayah saya terkena TB tulang hanya osteoporosis katanya. saya mohon tanya apakah yg diderita ayah saya sama spt mbak atau masnya ?

    1. Pak Michael Ignatiis Mundung: sebaiknya bpk serahkan saja ke dokter, mereka jauh lebih tau, disini saya cuma sharing pengalaman saja, tidak bisa membantu menganalisis, blm pernah kuliah kedoktoran soalnya hehe……
      utk usia lanjut segitu emang dokter pasti lebih cenderung memperkirakan osteoporosis, pengapuran dan lain2…
      kalo bapak Michael ini berpikiran ortu bpk ada kemungkinan kena TB, gampang saja.. datang ke dokter dan minta pengantar tes LED ke laboratorium ( laju Emisi Darah), nanti bakal terjawab…
      selain dari itu… maaf saya bukan yang kompeten untk menjawab keluhan bpk…

  14. perkenalkan nama saya santi, sekitar 1 bulan lalu saya melaksanakan oprasi tulang punggung lumbal1 dan 2, diagnosa sama yaitu tbc tulang dan remuk karena kecelakaan, 1-3 minggu pertama memang kesemutan, pegal dikaki masih terasa.. saya oprasi di hasan sadikin bandung, dokter orthopedi dari rmh skit tulang halmahera… alhamdulilah sekarang kesemutan hilang, saya mulai beraktifitas..hal yang penting obat tb terus dikonsumsi, terus saya minum juga herbal untuk tulang dan syaraf, yaitu rebusan akar alang-alang, daun saga, antanan merah, dan ki urat, gula batu..sangat terasa khasiatnya pada syaraf dan tulang..insyalah yakin kita penderita tbc tulang bisa sembuh total…

    1. mbak santi, boleh minta resep herbalnya, kbetulan istri saya di diagnosis TBC tulang baru-baru ini, klo obat dokter tetep dikonsumsi tapi saya ingin coba bantuan herbal. klo tidak berkeberatan bisa di email ke adestarsa@yahoo.com.

      Istri saya skrg ditangani oleh dokter Yudi, dokter Halmahera juga.

    1. @ ridel : spt jawaban2 saya kpd komentator2 lain, saya bukan dokter, saya cuma bercerita pengalaman pahit, tapi setahu saya, TB menyerang tubuh manusia bukan hanya karena alasann ganasnya bakteri tersebut, tapi faktor ketahanan tubuhnya (sistem imun)…
      jika asupan gizi ( sayur2an) dan susu cukup, kemungkinan TB menyerang tulang sangat kecil.

  15. terima kasih ya Mas Wahib sharing infonya, sangat membantu untuk saya yang awam mengenai penyakit ini. kebetulan teman saya baru didiagnosa terkena penyakit tbc tulang dan sudah bedrest kurang lebih 1 bulan dan sedang mencari beberapa metode pengobatan untuk penyakit ini. Mhn info juga Mas, kalau tahu ada beberapa rs ato tempat pengobatan penyakit ini di wilayah jabodetabek. terima kasih

  16. saya terkesan membaca komentar temen2 TB tulang karena semangat dan optimis menghadapi kumanTB.saat ini saya sedang menghadapi masalah yang sama ibu mertua adik terkena tb tulang juga sudah 7 bulan baru diketahui melalui MRI di RS Cipto dokter menyarankan operasi tapi karena ngeri resiko operasi itu mengakibatkan kelumpuhan jadi keluarga menunda operasi.kondisi mertua adik saat ini tidak bisa bangun maupun duduk karena nyeri dan dokter tulang menyarankan dilakukan pengobatan oral dulu minum obat tb inh, rifampicin, pyrazinamide..kira-kira absesnya itu bisa hilang tanpa operasi engga ya???? dan akibat tb tulang itu terjadi destruksi pada tulang belakang T9-T10….jadi klo gitu mesti tetep operasi engga ya??? tolong kasi solusi ya temen2.. apa klo pake jamkesda bayar juga?kondisi ibu mertua adalah keluarga tidak mampu….. makasih

    1. Dear Mbak Iis, sesuai pengalaman aku yang terkena TB tulang L2-L3. Akhirnya aku harus tetap operasi pada bulan Juli 2011 dan sekarang aku sudah bisa bekerja seperti semula. Sebelum aku operasi Bulan Juli aku sudah konsumsi obat TB mulai bulan Maret 2011 dan setiap bulan aku harus MRI untuk mengetahui perkembangannya itu dilakukan di RS yang cukup “WOW”. Hasilnya nol besar, lalu aku pindah RS dan pindah dokter pula. Satu kali konsultasi dokter menyarankan harus tetap operasi, maka aku dioperasi pada Bulan Juli dan setelah itu harus kontrol dan konsumsi obat selama 1 tahun. Tapi sampai sekarang pun aku masih konsultasi untuk sekedar check. Atas petunjukNya, aku ditunjukkan dokter yang ok, dan ngga matre hehehe…
      Ini sekedar share pengalaman aku Mbak, bahwa konsumsi obat tidak bida mehilangkan abses pada TB tulang… Terima Kasih

  17. Terima kasih pak Wahib atas sharingnya.
    Ibu saya (70th) divonis TB tulang lagi di sendi panggul, setelah dulu sekitar 2 tahun yang lalu menderita TB tulang di tulang belakang dan sudah dinyatakan sembuh.
    Adakah saran untuk menjaga kondisi umum untuk lansia yang pak Wahib ketahui (selain dari asupan makanan). Untuk berolahraga sudah tidak mungkin, karena untuk berjalan saja beliau sekarang merasa sangat nyeri.
    Terima kasih banyak sebelumnya.

  18. thanks banget atas share nya Pak…sangat bermanfaat buat saya..teman baik saya baru saja (beberapa hari yg lalu) didiagnosis TB, ada abses di tulang belakangnya..berat badannya turun drastis sampai 32 Kg..setelah membaca kisah Bpk, sy jd tau support seperti apa yg harus saya beri kepada dia..Trimakasih banyak..smg Tuhan membekahi Anda.

  19. salam kenal pak,ini bapak saya(55 th) difonis tbc tulang sdh opnam 4 hari trs sm dokter dikasih obat 2 mcm sm obat suntik 1/hari.tp bapak saya gak kuat lambungnya klo minum obat dia hanya kuat 1/2 saja.ini harus gmn solusinya dokter…

  20. Hallo saya juga penderita penyakit TBC tulang …, di vonis tahun 2011 awal januari….., awalnya di anggap saraf kejepit , tapi setelah sekian lama tidak kunjung sembuh…..ke pengobatan sana sini …..,,akhirnya pada tahun 2013 16 januari kemarin saya menjalani operasi tulang belakang di pasang pen 8 buah totalnya .,

    alhamdulillah tidak terjadi hal negatif…

    hari pertama setelah operasi hanya di suruh kanan kiri

    hari ketiga sudah di suruh duduk separuh masih dalam keadaan menyender

    nah hari kelima saya sudah langsung di suruh duduk tanpa senderan dan jalan kaki. alhamdulillah udah bisa ke kemar mandi sendiri langsung

    hari keenam masih latihan jalan

    begitupun hari ke tuju masih jalan tapi sudah rada jauh….

    hari ke delapan sudah pulang , sebenarnnya di hari kelima saya sudah boleh pulang …, cuman orang tua saya menyarankan di perpanjang dulu agar melihat kestabilannya

    hari kamis kemarin tanggal 24 januari saya sudah di rumah , dah alhamdullilah sudah bisa naik tangga walaupun sambil pegangan , karena kamar saya di atas -.-

    TBC TULANG BISA DI SEMBUHKAN :)

    cari dokter yang berpengalaman

    kalo saya sieh di tanganin oleh Dr LG << dokternya nyentrik edun :D

  21. mau tanya ka, klo si penderita udah lumpuh apakah bisa sembuh ya ?? cz temen saya sdh lama menderita TBC Tulang .. dan dia sudah menyerah untuk berobat .. apakah ada kemungkinan bg teman saya yg lumpuh bisa sembuh ??

    1. mba chaunyu: setahu saya, menurut keterangan dokter yang mengoperasi saya, tergantung kondisi sel sarafnya mba… kalo sel safrafnya sudah mati, susah bahhkan tidak bisa disembuhkan, tapi, jika sel2 sarafnya masi ada yg berfungsi masi bisa diobati
      sebaiknya konsultasi dokter, apa sudah melakukan MRI belum??

      1. yah kasian bgt temen saya :'(
        klo sel sarafnya masih berpungsi .. bahkan klo kakinya dicubit dia masih merasakan sakit ..
        kyak’a belum deh cz temen saya ini kata’a udah nyerah buad berobat/sembuh :'(

      2. udh berapa biaya dihabiskan buat berobat?? tinggal di kota apa??
        setauku kalo parah harus operasi, utk membuang abses2 tb yang ada di saraf,
        dan sebagai pertolongan pertama, yang penting minum obat tb, biar tdk meluas serangan bakterinya, 3x sehari tidak boleh putus sama sekali, aku dulu minum obatnya lebih dari 18 bulan, sebab kalo telat minum obatnya harus muali dr awal lagi, krn bakteri tb ini utk membunuhnya lumayan lama.

  22. kata temen aku dia udah menghabiskan puluhan jt uang buad biaya berobat rumah sakit .. dia tinggal dibengkulu .. awal mula dia di vonis TB dulu .. kakinya tiba” pincang, bahkan berjalan pun kakinya terasa berat .. karena keluarganya khawatir akhirnya dibawa kerumah sakit umum Bengkulu .. dan akhirnya divonis menderita TB tulang .. tp yg aneh nya waktu sebelum kerumah sakit temen saya masih bisa jalan .. nah setelah dirawata inap slama 15 hari temen saya tiba” lumpuh hingga skrg ..

    1. tentang tidak bisa jalan pasca rawat inap itu krn 3 hal: yang pertama karena abses tbnya semakin menyerang sistem saraf, yang ke-2 karena trauma pada sistem saraf, dan yg terakhir karena biasanya oleh dokter pada saat di rs tidak boleh bangun dari tidur, istirahat yg terlalu lama juga menyebabkan otot melemah dan perlu dilatih kembali (fisioterapi), tapi jika belum operasi terus memaksakan bergerak juga semakin berbahaya krn tulang tsb sudah lemah…
      itu yg saya pernah alami, tapi biasanya setiap pasien memiliki kasus yang berbeda.

  23. hai semua! perkenalkan saya Dria dari jakarta. saat ini saya sedang mengalami kelumpuhan dari ulu hati ke alat gerak bawah saya,
    Hal ini didiagnosa dokter karena saya mengalami abses pada T5-T10 (thorakal) yang mengakibatkan saya tidak bisa merasa sensorik dan motorik dari uluhati saya ke bagian bawah termasuk keinginan BAB & BAK. hal ini awalnya saya merasa badan lelah yang saat itu saya asumsikan kecapean kerja dan aktifitas san juga saya sedang mengalami pengobatan TBC yang memasuki pada bulan ke-4 di Januari 29 yang lalu. Namun hal ini memperparah saya ketika saya merasakan punggung seperti ditusuk dan tidak dapat tidur hingga 5 hari. Tepatnya pada malam minggu saya mulai merasakan kesemutan yang luar biasa pada kedua paha hingga kaki saya dan mengakibatkan semakin melemas ketika berjalan. pada tanggal 29 Jan 2013 yang lalu saya pergi ke RSUD pasar rebo dalam kondisi kedua kaki saya lemas dan tidak dapat bab dan bak.
    Ketika di rotgen dan ambil darah semua kondisi dan susunan tulang sangat bagus namun dari MRI diketahui ada abses tersebut. dan Dr. saraf sendiri dan Dr. bedah saraf dan second opinion Dr, Eka dari Siloam Bedah saraf tidak menyarankan pembedahan, untuk pengambilan abses tersebut.
    Saya terus terang ingin sekali bisa beraktifitas dan bergerak lagi karena secara notabene saat ini saya hanya tiduran dan fisioterapi saja. setelah saya membaca sharing saudara sekalian. saya merasa apakah pengobatan yang saya tempuh dengan obat TB dan Saraf saja bisa menyembuhkan. karena terus terang saya melihat ada sharing yang di hari ke 8-10 saja bisa membuat saudara bisa berjalan kembali. sungguh membuat saya iri.
    Bersama sharing ini saya inging menanyakan adakah kasus yang seperti saya? dan apakah saya dapat sembuh sedia kala lagi mersakan sensorik dan motorik kaki saya? Mohon pencerahannya.

    1. @dria : sebelumnya saya ingin tanya.. posisi absesnya di sblh mana, pengalaman saya dulu, ada di bagian dalam tulang belakang dan posisi abses membahayakan saraf, tapi kasus saya sel2 saraf masih berfungsi walaupun terhimpit oleh abses, dan waktu itu diharuskan operasi, karena jika tidak makin membahayakan sel2 saraf.. apa dokter tidak bilang demikian,.,??

  24. Tahun 1998 sy jatuh dr becak, ktika itu kelas 2 SD, esok hrinya kaki kanan sy bengkak, kmungkinan terkilir, sy dpijat, stlh bngkaknya kempes, sy bs brjln normal, tp sringkali trjatuh tnpa sebab, sprti anak kecil bru blajar jalan (trjerembab), bgitu strusnya, sy hny bs brjln, hati2, sy tak mampu brlari aplgi loncat sprti kbnyakan anak seusia, smakin lama sya smakin kurus. Tahun 2003, ktika itu sy kelas 2 SMP, hbs pljran olah raga, tb2 sy demam panas dn akhirnya kaki sy keram, 1 bulan lamanya sy tak mampu berdiri aplg brjlan, pijat ksna kmari (ktrbatasan biaya), tdk ad prubahan, akhirnya dbwa k dokter. Sy tdk tau sakit ap yg sy derita, yg sy tau, dhruskan makan obat 1 tahun lamanya. Brangsur pulih, sy bhagia krn sy bs brlari dn loncat. Sy ikut brbagai kgiatan sekolah, hingga masuk SMU sy ikuti brbagai mcm kgiatan ekskul, yg pling sy suka adlh Pramuka, sy suka mnjelajah. Ktika itu ad tantangan mnjelajah hutan, sy sngat trtarik, sy ikut wlaupun sbnrny ortu khawtir. Spulang dr mnjelajah, kesokan harinya tangan sy sprti memar2, kaki sy ngilu, dn lgi 1 bulan sy tak mampu brdiri. Sy dbw k dokter lg, sy mnum obt lg, tnp sy mngerti knp harus bgitu lama mngkonsumsi obat. Sy tnya pd ortu, jwbnnya hnya sy tidk boleh trlalu lelah. Sy brngsur pulih. 7 tahun brlalu, sy sehat, sy sudh mnikah dn memiliki seorg anak laki2 brusia 8 bulan. Sy brktifitas sngat bnyk, krn sy sngat suka dgn ksibukan, sy bekrja d kntor, sdng kuliah tingkt akhir dn seorg istri juga ibu. Hny sj sy sadar smpai saat in, sy trgolong kurus. Baru 4 bulan trkhir ini sy mrasa nyeri punggung lg. Sy hnya mnum vitamin, jamu dn rutin pijat stiap bulan, krn sy fkir kelelahan. Tp smkin mmburuk, sy sring meriang, panas dingin, dn nyri punggung mnjalar k pinggang bahkan kaki sy. Tulang sya nyeri & ngilu. 10hr yg lalu, Sy tnya ibu sya, dulu sya sakit ap??? ktika itu beliau trlihat sedih, smbil brkta sy dulunya TBC tulang dn mungkin kni kambuh lagi, krn sjk pngobatan trkhir tdk kontrol krn alsn biaya juga & tdk mau mmbebani fikirn sy tntng pnyakit itu.. Sy hny trdiam membisu, knp harus bgini, knp ibu tdk crita, sy bs sj mlakukan pncegahan dgn mnjaga kondisi sblum kambuh bgini lg. Sy hny bngung, antara keinginan sembuh & mnyerah….

    1. @Iswanty : seharusnya TB-nya udh mati dari dulu2, tapi barangkali karena faktor ketidaktahuan anda akan bahaya TB mungkin obat yg anda minum saat itu kurang rutin, coba minta periksa laju emisi darah (LED) ke lab/rs/dokter terdekat, salah satu parameter utk mengetahui itu TB/bukan adalah LED,
      tapi bisa jadi memang bawaan tulang tulang / ada organ lain yg kurang sehat.. intinya jaga kesehatan…, kalau berhubungan dengan tulang. dokter saya dulu bilang rutin konsumsi susu, tapi jika penyakit yg lain saya tdk tahu :)

  25. itu operasinya diphc surabaya itu ya?kakak saya dulu juga didiagnosa TB tulang riwayat penyakitnya sama persis dengan versi AWH ini,cuma tidak sampai dioperasi,cuma pengobatan TB (obat minum) selama 2 tahun,,,,,setelah itu berhenti minum obatnya tnpa rekomendasi dokter,,kurang lebih satu setengan tahun ini tidak ada keluhan tapi akhir2 ini kok rasa sakt dipunggungnya kambuh lagi sama persis ketika TB yang pertama dulu menyerang…apa mungkin TB tulangnya kambuh lagi??? maaf kalau boleh saya tau MRI biayanya berapa?dan dirumah sakit mana??sebelumnya terimakasih

    1. @ fauziyah : betul di rs tsb
      saya MRI thn 2008 atas rekomendasi dokter rumah sakit, karena agk panjang yg di-MRI makanya sy bayar mahal, 2.4jt waktu itu.. di jalan slamet
      masalah sakit kambuh lagi sebaiknya coba minta periksa lab lagi ke dokter, bisa saja krn kelalaian selama 2 tahun, krn jika telat obatnya sekali saja bisa jadi ngulang dr nol..

  26. Saya keponakan yang peduli dengan penyakit yang diderita oleh bibi saya namun tidak bisa membantu banyak dalam finansial utk operasi, saya buka blog ini dengan maksud mencari alternatif pengobatan tanpa operasi dikarenakan biaya operasi yang diperkirakan menelan biaya puluhan juta itu tidak bisa dikumpulkan oleh bibi saya dengan keadaan ekonomi yang sulit dengan 6 anak yang masih kecil kecil dan usia sekolah. Setelah 2 kali MRI di RS daerah BOGOR dengan bantuan biaya dari saudara saudara terdekat, bibi saya divonis menderita penyakit TBC Tulang. Kami pasrah namun tetap mencari informasi pengobatan tanpa operasi. Mudah-mudahan dengan ijin ALLOH SWT bibi saya dapat sembuh dan bekerja kembali untuk memebiayai anak-anaknya sekolah. (e’mail rodiah877@yahoo.com)

  27. mohon infonya oprasi TB tulang yang bagus di DKI jakarta di RS mana …???
    karena adik saya mengalami penyakit ini sudah 9 bulan belum sembuh dan tidak bisa jalan

  28. saya seorang calon perawat yg sedang magang di sebuah puskesmas di kota banjar. selama saya praktek, baru kali ini saya punya pasien dengan diagnosa TB tulang.
    namanya Arini, usianya baru 16 tahun pasien jamkesmas. dia sering mengeluh nyeri punggung, susah membungkuk dan jongkok. saat ini masih bisa berjalan walaupun masih sakit.
    selama 2 hari dirawat, dokter menyarankan untuk konsul ke spesialis saraf. saya kasian melihat arini, saya cuma bisa berharap semoga penyakitnya tidak sampai membutuhkan tindakan pembedahan. amiinn

    1. @ Uyyung Arriefah : iya betul sebaiknya ibuk konsulkan ke spesialis saraf aja
      jika susah jongkok dan membungkuk hindari gerakan2 tersebut karena bisa saja tulang udah lemah dan perlu penanganan, sebaiknya mulai bed rest, foto x-ray hingga MRI

  29. Salam kenal semuanya, saya murry. Setelah membaca blog ini saya jd semangat lagi, saya baru saja difonis TB Tulang belakang di L2-3. Sakit ini sdh saya rasakan dr bulan februari 2013 yg awalnya saya anggap urat syaraf terjepit dan hanya diurut saja kepengobatan alternatif namun setelah tdk kunjung hilang rasa sakitnya saya berobat kedokter syaraf yg menyarankan untuk MRI setelah dilakukan MRI baru terlihat abses yg merusak susunan tulang belakang L2-3 saya dan saya dirujuk kedokter Bedah tulang dan dinyatakan positif TB tulang belakang. Awalnya saya pikir tdk akan bisa beraktifitas lagi namun setelah membaca blog ini saya merasa aga tenang krn sdh banyak juga yg sakit seperti saya ini sembuh walau pun dgn jalan operasi dan pemasangan implan ditulang belakang. Terima kasih.

  30. Salam semua nya….isteri saya baru aja dpat mengetahui dia nya ada penyakit tbc tulang belakang…sebelum ini kami ada pernah pergi ke dokter tulang dan di x-ray…dapati ada kehilangan tulang di bahagian tulang itu..kami tidak percaya kan nya…setelah saya membaca aktikel ini..ada mungkin tulang itu boleh hilang….saya ingin menanyakn soalan kepada kekawan
    Untuk membantu isteri saya yang semakin lemah akibat penyakit ini…perlukh isteri saya di oprasi…ataupun hanya meminum obat aja..harap kawan2 boleh membantu saya

    Sorry jikalau bahasa saya anda tidak faham kerana saya orang malaysia..
    Tetapi isteri saya orang indonesia..t.q

    1. @muhammad azlan : hilang tulang itu bahasa inggrisnya apa:?
      apabila hasil xray tidak jelas bisa dicoba ct scan , jika kurang jelas bisa foto mri, setelah itu semua biarkanlah dokter yang putuskan/ decide perlu operasi ataukah tidak

    1. dibawa aja hasil laboratorium dan foto2nya buk, coba mendaftr aja dulu, atau kalo minta dioprasi ya bawa aja surat dari dokter setempat yang ditujukan ke klinik bedah saraf/tulang di RS tujuan

  31. Salam kenal, saya ibu rumah tangga 55 tahun. 2 org anak saya 23th & 16th kena TB paru dan sdg minum obat utk selama 6 bulan. Awalnya mrk berdua saya bawa ke dokter ahli paru tp setelah 2 minggu dr ahli paru mengirimkan mrk berdua meneruskan pemberian obatnya dari puskesmas (krn gratis).

    Saya saat ini (sdh +/- 6 bulan ini) mengalami sakit bahu kanan. Bahu kanan saya tidak bisa diangkat tegak lurus 90 derajat layaknya tangan normal. Setelah searching di internet saya pikir saya kena frozen shoulder (bahu kaku) yg disebabkan oleh saya memang sering membawa tas yg berat2 krn saya seorang dosen yg sering membawa buku2 mengajar yg berat.

    Saya pernah ke dr. umum dan hanya dikasih obat penghilang nyeri saja dan disarankan tdk membawa barang berat2.

    Tapi setelah ke 2 anak saya divonis menderita TB paru saya jadi khawatir dg tangan saya yg sering sakit dan saat ini pun kelihatannya tangan kiri saya sdh mulai sakit.

    Oh iya ke 2 anak saya juga divonis TB kelenjar (ada pembengkakan di leher mrk).

    Skrg leher saya juga menjadi kaku seperti orang salah tidur. menurut teman2 sebaiknya saya ke dokter paru atau langsung ke dokter ahli tulang ya? mengingat sdh banyak juga uang yg saya keluarkan utk ke 2 anak saya (biaya rontgen, periksa darah, dahak dll) saya jd sering menunda utk mendatangi dokter ahli.

    Atas sarannya saya ucapkan terima kasih.

  32. Saya galih biantara, usiaku 47 tahun, difonis oleh dr. Radiologi hasil MRI.Hasil MRI; terlihat destruksi korpus TH 10, 11 dan 12 disertai akumulasi exudat baik intra marrow maupun intradiskal dn juga terlihat exudat di kompartmen paraverte- brae yg meluas melalui neural foraminal dan epidural space…. Spinal cord sedikit tertekan tetapi tdk ada lesi intramedular. Tidak ada destruksi pedikel, faset maupun lamina. Costovertebral joint masih baik. Kesimpulan; Spondilitis TB. Dr ada 2 alternatif; Operasi di ambil bakteri TBCnya dan di Pen. Tapi jawaban dr. Orthopedinya agak menakutkan 50% berhasil 50% gagal,- dan risikonya lumpuh katanyaa, jadi saya takut.. Apalagi sy dapat info habis operasi ada yg mati, lumpuh, ideot hilang memori, Akhirnya berobat ke Dr. Penyakit dalam,- minum obat TB utk 6 bulan, sudah mau 1,5 bulan, tapi saya sekarang masih mengalami kesakitan, berbaring sakit, telungkup sakit, jongkok sakit, jalan membungkuk tdk bisa tegak sakit,- oleh dr minum obat penahan sakit dan syaraf tapi saya mengalami kesakitan terus.. Aduhhh..apa yg harus sy lakukan.. Operasikah atau rawat jalan sambil kesakitan ..1. Saya tinggal di bogor, jika di jabodetabek RS. Fatmawati Dr. Siapa namanya, yg di halimun dr. Siapakah, di jakarta atau di bogor dr. Siapakah dan RS. Mana yg baik utk ope rasi tulang punggung,- 2. Apakah sehabis operasi berapa lama teman-teman bisa jalan normal lagi,- apakah masih juga mengalami rasa sakit di punggung saat ber- baring, duduk, ataupun jalan..3. Apakah faktor Usia saya 47 tahun cukup aman utk operasi TBC Tulang.. Mohon sarannya..kang wahib dan teman-2,- sy sekarang masih kesakitan.. Minum obat TB sambl diberi obat penahan rasa sakit..dan minum herbal Soman ; Õooohhhh Ï♈ªªª apakah obat obat herbal itu bisa menyembuhkan seperti soman, 4life faktor, juice Noni tahitian, atau Tienssi …tnp harus operasi salam Galih..

    1. @ pak galih biantara, saya tidak punya kompetensi utk memberi pertimbangan, bapak kan periksanya baru ke dr. Orthopedi, coba bapak konsultasi lagi juga ke dokter spesialis paru dan dokter spesialis bedah saraf, jika keduanya menyarankan operasi sebaiknya bapak mengikuti saran mereka saja
      tapi yg jelas operasi atau tidak, karena TB sudah menyerang tulang, untuk obat TB-nya diminum 3x sehari sama sekali tdk boleh telat sampai setahun lebih, sampai dokter bilang cukup karena TB di tulang sulit dibunuh, maka dari itu minum obatnya tdk cukup 6 bulan saja, tapi lama sekali.

  33. sy dlu prnah mnderita tbc tulang saat umur 15 thn dan udah sembuh, tapi gara2 pnyakit itu tulang leher saya bengkok,kaku dan tdk bsa di gerakkan membuat sya slalu merasa pegal, kira2 bisa di operasi gak untuk meluruskannya ? trimkasih sebelumnya…

      1. bengkok karna penumpukan tulang, dan itu membuat leher sy jd pendek dan membungkuk dok, karna dulu waktu operasi cm di keluarkan abses saja, tidak di pasangkan pen. saya harus kemana dok ? tolong sya krna sya sngat tertekan dengan keadaan saya, sya sngat minder…

      2. Maaf sebelumnya klo sya panggil dengan sebutan dokter,, kang Wahib tlng infonya ya , sya sngat butuh krna saya tdk tahu hrus bertanya kemana. trimks…

  34. Salam kenal.Saya Rika,31 thn.Saya baru saja keluar dr RS stlh 11 hr dsana.Sy divonis tb tulang.Klo sy mgkn awal critanya agak nyleneh mgkn.Thn 2013 bln feb sy kecetit gr2 angkat galon.Memang hari2 stlh kecetit itu sy mrasakan sakit di boyok (bhs jawa),sy hy konsumsi obt herbal utk mengurangi sakitnya.Akhir feb 2014 gara2 mengangkat seserahan di acara nikahan sodara,yg isinya berat2,kyk bbrp parcel buah,jenang sewadah plastik besar,kok bdn sy trasa g enak,akirnya sy buat tdr.Ketika bgn sdh muncul benjolan kcl di pinggang kiri,lama kelamaan membesar,tp isinya cairan.Foto radiologi bbrp kali utk melihat asal cairan ini drmn,krn letaknya diatas daging dibawah kulit.Akhirnya dokter bedah menunjuk dokter tulang utk menangani sy,dan dinyatakan tb tulang.Stlh operasi sy tdk blh beranjak dr tmp tdr,smbl terus diinfus antibiotik slama seminggu,kmudia tes darah lg kty hasilnya negatif,tp tetap minum obat 5 macam itu scr teratur.Jd,sy tdk menjalani operasi tulang,hy saja saat ini badan saya dipasang gip utk 2 bln mendatang..Mohon doanya supaya sy bs sembuh total dr tb ini spt kalian smua..Dan yg msh berjuang spt saya tetep semangat yaa,smoga sembuh..

  35. Assalamualaikum, salam kenal
    Nama saya Annisa, 26 tahun, saat ini sedang menjalani perawatan dan akan dioperasi untuk mengobati penyakit spondilitis TB di RS Abdi Waluyo Jakarta, abses di L2 sudah pecah dan menjalar hingga ke paha kiri (keluar cairan dari paha kiri) mohon doanya dari smua untuk kesembuhan saya, trima kasih :)

  36. Semoga Rika segera di berikan ksembuhan,, tp rika hrus bersyukur krna rika cepat ditangani jdi stelah sembuh mngkin tidak smpai merusak bentuk tubuh rika.. tdk sperti kami2 yg terlambah menyadari dan ditangani…

  37. Kang wahib waktu itu ditanganu dokter siapa? Sama boleh minta contac personnya kang wahib, soalnya mau cari info nih..

  38. saat ini ibu sy kena tbc tulang,dan dianjurkan dokter paru konsumsi obat slama 6 bln,,apa kah msh bisa sembuh pak,soalnya ibu sy berumur 75 thn,dan susah jalan

    1. @ Miryam singarimnun :
      bisa2 saja, silahkan melakukan konsultasi ke dokter bedah tulang / dokter bedah saraf terdekat, jika terkena tbc di bagian tulang sy rasa tidak cukup mengkonsumsi obat2an tbc hanya 6 bulan saja, pengalaman saya 18 bulan lebih, dikarenakan di bagian tulang sangat sedikit terdaat pembuluh darah, jadi prosesnya agak lama

  39. perkenalkan sya fellys dr jepara, ibu saya divonis terkena tb paru. dan 2minggu setelah keluar dr rs bb ibu saya masih saja kurus seperti terkena gizi buruk.sedangkan selama masa pemulihan asupan gizi yg saya berikan sudah mencakup sesuai literatur yg saya baca di internet. ibu saya diberi obat rimstar fdc 4 namun krna kami dr kluarga kurang mampu yg menggunakan kartu bpjs antibiotik serta vitamin yg diberikan rs setelah kontrol diganti. faktor usia ibu saya yg manula dianjurkan meminum obt tb yg INH itu krna takutnya fungsi organ dlm terganggu. usia ibu saya 61th, beliau tulang punggu keluarga. saya dan ibu hanya hidup berdua , karna ayah saya sudah lama meninggal krna penyakit diabetes melitus. ketiga kakak saya sdh berkelurga dan usia saya terpaut jauh dgn mreka,saya sendri baru 20th. saya dapat kuliah krna beasiswa dr pmerintah. dsini yg saya tanyakan apakah penderita tb paru bisa terkena tb tulang ? mengingat ibu sya jg divonis diabetes , serta sering mengeluh skit perut krna memang mempunyai lambung kronis. sampai skrg berat bdan ibu saya blm juga ada perubahan, saya takut kalo terjadi hal yg bruk. mengingat kuliah saya yg diluar kota dan jarang pulang, jadi tidak ada yg menjaga serta memantau pemulihan tb paru nya. dokter yg menangani ibu saya pun kurang memberi pengarahan ataupun info yg cukup ttg gejala2 yg hrus diwaspadai . saya minta saran dan doa untuk kesembuhan ibu saya. karna beliau adalah segalanya dihidup saya :'( terimakasih.
    email : fellycyiasuryani@gmail.com

  40. ohya saya lupa , ingin menanyakan tentang efek samping obat dr penderita tb. apakah efek sampingnya yg dialami ibu saya juga sama dengan efek samping penderita tb lainnya yg obatnya rimstar 4fdc itu. atau INH. beliau sering BAK dan BAB , urine nya juga berwarna orange kemerah merahan, nafsu makan ibu sya menurun lagi seperti sebelum dirawat di RSI selama seminggu. mual,muntah,sakit perut,badannya jg gatal2 seperti alergi dikulit. sebelumnya kondisi ibu sya sudah mulai stabil gula drah jg sudah normal untk penderita diabetes. namun setelah kontrol antibiotik dan vitaminnya diganti, nolipo adalah antibiotik sebelumnya. setelah kontrol diganti azitromisin sesuai resep dokter obat itu hanya diberikan untk 3hr saja. 1×1 sehari, setelah minum itu dihari pertama ibu sya sebelumnya mengeluh sakit di bagian perutnya. dan malamnya mual lalu muntah, setelah itu nafsu makannya berkurang. hari kedua gatal2 dikulit yg tdk seperti sebelumnya, sampai di lengan. satu lagi, ibu saya jg diberi obat atp dankos,, apakah ada info atau masukan untuk penyembuhan ibu saya ?? karna akhir2 ini saya hampir pesimis serta streess memikirkan kondisi ibu saya dan kondisi ekonomi.krna ibu sya jd tdk bekerja sedangkan obat tb dan antibiotik yg dipakai tdk disubsidi dr pemerintah meskipun ada kartu bpjs. saya berharap kesembuhan sebelumnya dr posting2 diatas , serta rasa syukur dan senyuman yg dialami penderita yg sdh sembuh. dapat saya dan ibu saya rasakan pula, karna saya percaya allah itu maha besar dan maha penyayang bagi umatnya yg diberi ujian dan cobaan lewat sakit.

    1. Semoga Ibuknya cepat sembuh ya dik
      saya bukan dokter, sy hanya mantan pasien TB, setahu saya obat2 TB itu salah satu efek sampingnya adalah asam urat yg tinggi, tapi bukan berarti jika ada efek samping tidak rajin konsumsi, karena telat beberapa jam saja bisa2 harus ulang dari nol.
      berkaitan TB paru bisa berakibat TB tulang itu tergantung kondisi fisik/tulang pasien, iya benar bisa saja TB merembet kemana2 makanya harus rajin minum obat dan juga berkecukupan gizi, salah satu yang bisa membuat tulang terkena TB juga adalah jika tulangnya lemah, sarankan ibuknya untuk sering minum susu juga

  41. Hai kang wahib
    Teman saya sejak 2012 sering sakit pinggang, setiap bangun tidur dia selalu merasa sakit di tulang belakang. Sudah sempat di opname d RS dan berobat kemana”, tpi hasilnya nihil. Hingga 2014 barulah ada dokter yang menyarankan untuk rontgen, cityscan, tes darah dll. Dari sana baru diketahui klo dia menderita TB tulang, namun skr keadaannya semakin parah ada muncul benjolan pada tulang bagian lain hingga mengeluarkan nanah. Dia disarankan untuk operasi membersihkan nanah dan membetulkan tulang yg rusak.
    Lokasi dia d jkt, biaya operasi sangat mahal disana, klo boleh tau ada no telp dokter yg menangani kang wahib waktu itu untuk bertanya perkiraan biaya operasi d sby? krna klo saya baca dr pengalaman kang wahib sepertinya d sby biaya operasinya lebih murah. Terimakasih. ^.^

  42. perkenalkan saya rischa ibu dr 1 anak yg berumur 2 tahun. anak saya yg 2 tahun itu tiba2 hari minggu kemaren jalannya aga pincang, tidak jatoh tapi memang doyan bgt lompat dan split serta gerakan akrobatik. nah dgn tiba2 pincangnya itu saya bawa ke pjat bayi tp krn saya memamg termasuk ibu panikan maka saya bawa juga ke DSA. setelah disana anak saya didiagnosis mungkin gangguan otot ringan. tapi yg mengejutkan si dokter tersebut berbicara bahwa ada kasus spt ini tiba2 pincang itu adalah TBC tulang dan dokter bilang yg dia takutkan anak saya tbc tulang. tbc tulang yg diderita oleh anak2 itu biasanya kemungkinan besar lewat meninggal maksudnya. sy shock bgt. dia menyarankan minum obatnya selama 1 minggu baru check lab dll. anak saya itu selalu takut melihat dokter dan rs. saya bingung mengapa indikasinya ke tbc tulang ya? hanya krn anak saya tiba2 pincang. tapi dia sptnya tidak mersa sakit berarti krn masih main, lompat2 dan manjat2. apa memang diawal tidak terasa sakit? anak saya juga kurus kenaikan berat badan hanya berkisar di 8,6 kg sampe 9,2 kg klo sakit turun lg dan itupun terjadi pada ayahnya wkt kecil dan juga tante2 dr sebelah ayahnya. menurut saya itu faktor genetik dan memang dr MPASI awal anaknya susah makan. yg saya ingin tanyakan memangnya klo pincang tiba2 itu indikasinya langsung kesitu ya, dan kenapa anak saya tidak rewel dan cengeng tetap aktif. apa mmg tidak sakit. semoga bukan ya, mohon doanya

  43. Dari komentar yg ada kbnyakan penderita tb tulang bagian punggung ya beda ama aku divonis tb tulang bagian leher, awalnya november 2013 bgn tdur sakit kata org tua salah bantal tp lama2 nyeri ga bisa nengok kiri kanan nunduk juga nyeri sampe akhirnya juli 2014 aku sma skali ga bisa bangun krna leher semakin kaku di oname di rsud hsil rontgen ada kelainan ditulang dirujuk ke rscm untuk di operasi setelah di rontgen ulang ternyata aku kena tb tulang skrng sedang minum obat tb kata dokter tunggu reaksi obat kalo baik ga pelu operasi minum obat aja sampe 9 bulan tp kalo reaksi obat tidak baik harus segera dioperasi skrang sedang masa penantian hasil obat dan keputusan doktet rscm mohon doanya ya

  44. Asslmlkm…. Salam Kenal
    perkenalkan nama saya Tila, mertua sy di diagnosa TB tulang, tgl d bengkulu. rencananya mau berobat ke jakarta.. tlg info/rekomendasi RS yang berpengalaman menangani pasien TBC tulang. klw ada nama dokternya jg. thanks

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s